Header Ads

Banner_KPU

Jamaah Masjid Alkaromah Sosialisasikan Pilkada Banten 2017

TANGERANG – Antusiasme masyarakat Kota Tangerang atas penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017 cukup terasa tinggi. Bahkan sejumlah masyarakat dengan sendirinya membantu sosialisasi Pilkada Banten yang akan digelar pada 15 Februari 2017 mendatang.

Salah satunya dilakukan oleh pengurus Masjid Alkaromah, Ciledug, Kota Tangerang. Mereka sengaja membuat spanduk himbauan kepada jamaahnya untuk tidak Golput dan mengajak untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada saat pencoblosan 15 Februari 2017.

Pengurus Masjid Alkaromah Ahmad Nawiri mengatakan, jamaah masjid meyakini bahwa masjid merupakan sarana efektif untuk sosialisasi perhelatan Pilkada Banten 2017. Sebab, hampir tiap saat ada kegiatan di masjid dan bahkan tiap pekan ada agenda utama shalat Jumat di setiap masjid yang bisa jadi sarana informasi bagi warga pemilih.

“Kalau sosialisasi kami yakin diperkenankan. Asal bukan kampanye. Karena kalau kampanye di rumah ibadah dilarang, tapi sosialisasi membantu KPU kan tidak dilarang. Kami membuat spanduk ini sukarela dan dengan dana kami sendiri,” kata Nawiri.

Dalam spanduk himbauan itu, kata Nawiri, pihaknya hanya menuliskan tentang ajakan kepada jamaah untuk mencoblos dan tidak golput. “Tulisannya begini, Jamaah Masjid Alkaromah siap menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Tahun 2017, Golput..? No... Mari datang ke TPS pada Tanggal 15 Februari 2017,” ucapnya.

Dengan mengajak masyarakat khususnya jamaah masjid, pihaknya mengaku akan membantu KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Makanya, dia berharap semua masjid di Kota Tanggerang juga bisa melakukan serupa dengan syarat tidak membawa embel-embel calon atau kampanye. “Dakwah agar perhelatan Pilkada Banten sukses itu juga kewajiban ummat,” tandasnya.

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas himbauan yang dilakukan jamaah Masjid Alkaromah. Bahkan, jika perlu semua warga masyarakat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Pilkada Banten 2017. “Ini hal baik dan harusnya diikuti,” katanya.

Sanusi menegaskan, selama sosialisasi itu dilakukan tanpa ada embel-embel ajakan memilih salah satu calon atau berbau kampanye, secara aturan tidak masalah. “Yang jadi masalah dan dilarang jika ada ajakan untuk memilih salah satu calon. Atau ada nada kampanye. Kalau sebatas ajakan warga mencoblos dan datang ke TPS tanggal 15 Februari 2017 tidak apa-apa,” imbuhnya.

Sanusi juga mengajak, tidak hanya spanduk, selama Pilkada Banten ini berjalan, seluruh pengurus masjid bisa menyampaikan tahapan Pilkada Banten 2017. Mengajak datang ke TPS saat pencoblosan dan juga agar bisa menjadi pemilih yang benar-benar menyalurkan haknya saat pencoblosan. “Misalnya, saat shalat jumat, imbauan untuk datang TPS baiknya selalu diinformasikan,” harapnya. (Humas KPU Kota Tangerang)

Tidak ada komentar