Header Ads

Banner_KPU

Monitoring Coklit, KPU Kota Tangerang Tengok Langsung Kerja PPDP

TANGERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang menerjunkan sebanyak 39 petugas di lingkungan sekretariat KPU Kota Tangerang untuk terjun langsung memonitoring kerja Petugas Pemutakhirdan Data Pemilih (PPDP). Hal ini dilakukan guna memastikan tepatnya proses pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakukan PPDP atas Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).

Kepala Divisi Program dan Data KPU Kota Tangerang, Ahmad Syailendra mengatakan, monitoring yang dilakukan 5 komisioner KPU Kota Tangerang bersama puluhan petugas di lingkungan sekretariat KPU Kota Tangerang dilakukan selama dua pekan. “Kami sengaja turun langsung ke lapangan agar mengetahui permasalahan coklit dan juga ketepatan kerja PPDP,” kata Syailendra, Rabu (28/9).

Syailendra yang dalam kesempatan ini sedang memonotoring ke Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh menyatakan, monitoring pelaksanaan coklit merupakan hal baru dalam kerja KPU. Sebab, sebelumnya belum ada pengawasan melekat langsung ke lapangan. “Kegiatan ini semata-mata agar proses coklit akurat. Karena kami ingin data pemilih kita kian sempurna saat penetapan DPT nanti,” tandasnya.

Monitoring yang dilakukan KPU Kota Tangerang, juga dilakukan secara berjenjang oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). “Kami juga intruksikan jajaran PPK dan PPS memonitoring langsung kerja PPDP. Bahkan, kami arahkan agar melihat langsung kerja PPDP yang mendatangi warga, agar memastikan bahwa PPDP sudah bekerja dari pintu ke pintu bukan bekerja di atas meja,” katanya.

Sebagai informasi, sejak 8 September 2016 hingga 7 Oktober 2016, sebanyak 2.467 PPDP ditugaskan untuk melakukan Coklit seluruh nama pemilih yang tertera dalam DP4 dan menghmpun juga pemilih yang belum terdata di DP4 (pemilih baru). Mereka bertugas dengan metodologi sensus, atau mendatangi rumah ke rumah. “Ada 2.467 PPDP atau 1 PPDP untuk tiap TPS (tempat pemungutan suar) yang harus mensensus sebanyak 640.000 KK atau 1,3 juta pemilih untuk Pilkada Banten 2017. Mereka wajib kerja mendatangi rumah ke rumah untuk mestikan semua pemilih ini mendapatkan haknya,” singkatnya. 

Ketua PPK Cipondoh, Faik Fahroni menambahkan, PPK dan PPS setiap hari memonitoring kerja PPDP. Diakui, kerja PPDP saat ini sangat berat dan butuh pendampingan melekat agar semua kerjanya terarah, terukur dan juga tepat sasaran. “PPS kami minta untuk menghimpunan data coklit harian dan mingguan dari PPDP. Tujuannya, agar saat ada masalah bisa langsung ditanggulangi cepat oleh PPS dan saat akan dilakukan penginputan ke Sidalih (Sistem Data Pemilih) lebih mudah dan akurat,” jelasnya. (humas KPU Kota Tangerang)

Tidak ada komentar