KPU Kota Tangerang Gunakan 8.427 Kotak Suara Kardus

TANGERANG – Ratusan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Tangerang dipastikan akan menggunakan bilik dan kotak suara berbahan kardus sekali pakai di Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Kotak suara tersebut, Senin (13/1) lalu telah sampai di KPU Kota Tangerang sebanyak 8.427 kotak suara.

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi menjelaskan, bilik suara dari kardus itu untuk melengkapi bilik suara lama yang terbuat dari aluminium. Disebutkan pria yang akrab disapa Pane tersebut, jumlah bilik suara lama yang terbuat dari aluminium masih ada sekitar 4.500 kotak.

“Total kebutuhan kotak suara dalam Pileg di Kota Tangerang sebanyak 12.960 kotak suara. Dimana sebanyak 8.427 kotak akan kami gunakan dari kardus dan sisanya akan digunakan yang alumunium di 3.240 TPS se-Kota Tangerang,” katanya Rabu (15/1).

Sanusi mengakui, karena terbuat dari kardus, bilik suara yang baru tersebut dilapisi plastik dan mampu menampung beban hingga 10 kilogram. “Bilik suara dari kardus itu diberi segel yang terbuat dari kabel dan nantinya juga digembok. Saat ini, kotak suara tersebut tersimpan aman di Gedung KPU Kota Tangerang,” ujarnya. 

Terkait dengan kebutuhan logistik, Ketua Divisi Logistik dan SDM KPU Kota Tangerang Nurhalim menjelaskan, selain kotak suara berbahan kardus, nantinya juga akan digunakan bilik suara berbahan serupa. “Dalam Pileg nanti, kami juga akan gunakan sebanyak 3.900 bilik kardus, dan sisanya 9.000 bilik alumunium,” ucapnya.

Nurhalim mengatakan, bilik suara dan kotak suara untuk Pileg 2014 tersebut akan dibagi ke TPS maksimal pada H-1 Pemilu. Sebelumnya, akan dilakukan penyortiran bersama dengan PPK dan PPS di kantor KPU sehingga bilik suara itu tidak bermasalah. “Penyortiran akan dilakukan oleh KPU, PPK dan PPS,” tandasnya. (**)

Share on Google Plus

About KPU Kota Tangerang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment