Header Ads

Banner_KPU

Aksi Simpatik Cinta Polisi jadi Kampanye Terakhir Syukur-Hilmi

MEDIA CENTRE-Pasangan nomor urut 5 menutup jadwal tahapan kampanye terbuka calon Walikota-Wakil Walikota Tangerang, Minggu, (25/8). Kali ini, pasangan Abdul Syuura-Hilmi Fuad itu mengambil tema aksi simpatik "Cinta Polisi". Mereka mengambil lokasi di Lapangan Komplek Angkasa Pura (PAP) II, Kali Deres itu di jurkami tiga tokoh nasional.

Pantauan, pasangan calon yang diusung oleh Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) itu memulainya pagi hari dengan berkonvoi menggunakan roda dua ataupun roda empat dilengkapi atribut kampanye dari mulai kaos, spanduk, poster, bendera bekeliling ke 104 kelurahan yang ada di kota berakhlakul karimah ini.

Namun yang paling unik dan membedakan dari kampanye calon lainnya, tema kampanye pasangan yang akrab disapa Syukur-Hilmi ini mengambil tema aksi simpatik "Cinta Polisi". Hal itu sebagai bentuk keprihatinan dan dukungan moril terhadap korp bhayangkara itu, yang dua bulan terakhir tertimpa aksi teror sehingga menewaskan beberapa anggotanya. Contoh kecilnyaa, peristiwa di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan yang menewaskan dua anggota Polsek Pondok Aren baru-baru ini.

Pendukung Syukur-Hilmi yang bergabung dengan para gadis berpaaras cantik dari  Komunitas Cinta Polisi itu saat berkonvoi membagi-bagikan buket bunga mawar kepada para polisi yang tengah bertugas mengatur lalulintas serta masyarakat pengguna jalan.

"Kita sangat simpatik dengan kejadian petugas pelindung masyarakat yang tengah mendapat aksi teror dua bulan ini. Kami juga turut berduka atas tewasnya anggita Polsek Pondok Aren yang tertembak oknum teroris baru-baru ini. Untuk itu kami pasangan calon Syukur-Hilmi mengajak masyarakat untuk membantu dan mencintai polisi. Karena tugas mereka sangat berat sebagai pelindung masyarakat," ungkap Abdul Syukur kepada Tangerang Ekspres, disela-sela kampanye.

Kampanye aksi simpatilk itu berakhir hingga pukul 13.00 WIB. Dikarenakan kampanye terakhir pasangan nomor urut 2 itu melanjutkan dengan kampnye menggunakan panggung di lapangan Komplek Perumahan Anggkasa Pura II, Batu Sari, Batu Ceper.

Kampanye terakhirnya ini yang menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan nomor urut 2 adalah Mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wiradjuda, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Theo L Sambuaga dan Anggota DPR RI Jajuli Zuaeni.

Hasan Wiradjuda mengatakan, dirinya yang mewakili keluarga sangat mendukung penuh pasangan Sykur-Hilmi menjadi walikota-wakil walikota.

"Saya atas nama keluarga, termasuk Walikota Tangerang, Wahidin Halim (WH, red) mendukung penuh langkah Abdul Syukur-Hilmi Fuad," ungkap pria yang juga kakak sulung Abdul Syukur itu saat orasi sebagai jurkam.

Menurut Hasan Wiradjuda, pasangan Syukur-Hilmi adalah sosok pemimpin yang tepat bagi Kota Tangerang. Untuk itu waga tidak boleh ragu  untuk mencoblos pasangan nomor urut dua itu.

"Saya yakin figur pemimpin yang bisa meneruskan dan menyempurnakan program WH hanya Abdul Syukur-Hilmi Fuad, bukan orang lain," imbuh Hasan.

Ditambahkan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Theo L Sambuaga,  sesuai dengan arahan dari Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie, pihaknya menyerukan kepada seluruh keder Partai Golkar Kota Tangerang, agar mencoblos  pasangan nomor urut 2 yaitu, pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad pada hari pencoblosan Pilkada Kota Tangerang, 31 Agustus nanti.

"Tidak ada pilihan lain lagi bagi kader Golkar, ketua umum sudah memberikan isntruksi. Sedangkan bagi masyarakat, kalau ingin Kota Tangerang maju, hanya Syukur-Hilmi pilihannya," tuturnya.

Diamini Ketua DPP PKS yang juga nggota DPR RI Jazuli Juwaini. Dirinya menilai sosok Syukur-Hilmi merupakan figur yang paling tepat untuk memimpin Kota Tangerang.

"Saya lihat, hanya pasangan Syukur-Hilmi yang dekat dengan rakyat dan sangat merakyat. Jadi warga Kota Tangerang, tidak perlu lagi memilih pasangan calon lain," tukasnya.

Untuk itu  Abdul Syukur berjanji bila seluruh program yang selama ini sudah berjalan dan dinilai baik akan diteruskan dan dirinya melakukan evaluasi secara menyeluruh, terhadap program yang belum berjalan secara optimal.

Sedangkan Hilmi Fuad menyatakan, jika dirinya dan Abdul Syukur terpilih, seluruh kegiatan olah raga akan diaktifkan dan tidak boleh ada lagi warga Kota Tangerang yang putus sekolah.

"Minimal warga Kota Tangerang menamatkan pendidikannya sampai tingkat SMA (sekolah menengah atas, red)," janji Hilmi. (MC
)