Header Ads

Banner_KPU

KPU RI Terima DAK2 dan Data WNI di Luar Negeri


Jakarta, kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) siang ini (Kamis, 6/12) menerima Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) dan data agregat WNI yang bertempat tinggal di luar negeri secara nasional dari Pemerintah, di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.
 
Selain di tingkat pusat, penyerahan DAK2 juga dilakukan serentak di 33 provinsi dan 491 kabupaten/kota se-Indonesia, melalui tiga mekanisme. 

“Mekanismenya adalah, Mendagri menyerahkan DAK2 kepada KPU, Menlu menyerahkan data WNI di luar negeri kepada KPU, gubernur seluruh Indonesia menyerahkan kepada KPU provinsi, dan bupati/walikota menyerahkan kepada KPU kabupaten/kota di wilayahnya masing-masing,” ucap Mendagri.
 
Penyerahan DAK2 dan data WNI di luar negeri itu merupakan tindak lanjut Undang-Undang Pemilu Nomor 8 Tahun 2012 dan hasil kesepakatan antara Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Luar Negeri (Menlu), Ketua dan Anggota KPU pada 28 Agustus lalu di Jakarta. 

Menurut Mendagri, DAK2 yang diserahkan tersebut bersumber dari database kependudukan yang sudah dimutakhirkan oleh kabupaten/kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri sampai 20 November 2012, dan sudah diintegrasikan dengan hasil perekaman e-KTP sampai 26 November 2012 oleh Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.

“Apabila terjadi perbedaan database kependudukan kabupaten/kota dengan DAK2 yang diserahkan hari ini, masih akan terus diintegrasikan untuk keperluan lanjutannya, termasuk untuk penyiapan DP4. Nama dan jumlah kecamatan yang dijadikan sebagai acuan untuk DAK2 adalah Peraturan Mendagri Nomor 66 Tahun 2011 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan,” terang Gamawan. (dd/red. FOTO KPU/dosen/hupmas)