.:: Selamat Datang di Website Resmi Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang ::.

Jumat, 21 November 2014

Jelang KPU Award Provinsi Banten, KPU Kota Tangerang Unggulkan Empat Ketegori

TANGERANG – Menyambut apresiasi penyelenggaraan Pemilu terbaik tingkat Provinsi Banten yang dikemas dalam KPU Award, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang mengunggulkan 4 dari 6 ketegori yang masuk penilaian. Empat kategori tersebut adalah: Pemilu Akses, Transparansi Informasi Pemilu, Penyelenggara Pemilu Berintegritas, dan Iklan Layanan Masyarakat Kreatif.

“Dari 6 ketegori penilaian, kami yakin 4 di antaranya masuk nominasi terbaik (best practice) tingkat Provinsi Banten. Keyakinan tersebut berdasarkan evaluasi internal komisioner KPU Kota Tangerang sebelum mengajukan berkas kepada tim penilai KPU Award tingkat Provinsi Banten,” kata Banani Bahrul, ketua tim KPU Award Kota Tangerang.

“Meski kami mengajukan untuk meraih 6 kategori, namun untuk kategori Daftar Pemilih Berkualitas dan Kreasi Sosialisasi dan Partisipasi Pemilu teman-teman KPU kabupaten/kota lain di Banten lebih potensial,” jelasnya.

Sebagai penyelenggara Pemilu, kata Banani Bahrul, KPU Kota Tangerang bekerja sesuai asas jujur, adil, mandiri, transparan, dan profesional. “Dalam menjalani setiap tahapan pemilu kami berpegang teguh pada asas tersebut untuk kebaikan masyarakat Kota Tangerang. Jika upaya itu mendapatkan buah penghargaan, kami yakin itu juga karena dukungan banyak pihak,” imbuhnya.

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi S.S.I menambahkan, keyakinan atas empat kategori tak lepas dari evaluasi internal. Dalam hal transparansi penyelenggaraan pemilu, misalnya, KPU Kota Tangerang menyajikan informasi secara terbuka di situs www.kpu-tangerangkota.go.id.

“Berbagai data yang dibutuhkan masyarakat kami sajikan, mulai dari data pemilih, tahapan Pemilu, transparansi keuangan peserta pemilu, hasil Pemilu hingga aturan-aturan Pemilu tak lepas dipublikasikan secara luas melalui website resmi kami,” paparnya.

Untuk hal Penyelenggaraan Pemilu berintegritas KPU Kota Tangerang beserta jajaran sekretariatnya, kata Sanusi, selalu menjalankan tugas sesuai dengan fungsi dan wewenang yang diatur oleh Undang-Undang dan peraturan yang berlaku, bekerja secara profesional serta tidak melibatkan diri dalam politik praktis dan konflik.

Selain itu, tambah Sanusi, tidak ada sengketa hukum yang menggelayuti baik komisioner maupun sekretariat KPU Kota Tangerang selama pelaksanaan Pemilu 2014 lalu. “Asas profesional dan on the track menjadi kata kunci kami sehingga bebas dari tuntutan dan sanksi hukum dari DKPP atau lembaga hukum mana pun,” pungkasnya. (**)

PPK se-Kota Tangerang Resmi Dibubarkan, Tetap Jalin Komunikasi Kekeluargaan

BOGOR –  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Tangerang resmi menyelesaikan tugasnya dalam perhelatan Pemilu 2014. Dengan selesainya masa tugas tersebut, KPU menggelar Evaluasi dan Pembubaran PPK selama dua hari di Hotel Pramesthi, Kabupaten Bogor, 12-13 November 2014 lalu.

“Tugas PPK sudah selesai, dan kami sampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas pengebdian mereka selama perhelatan Pileg maupun Pilpres 2014 lalu. Tanpa kerja-kerja PPK, KPU yakin semua tahapan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ucap Sanusi, Ketua KPU Kota Tangerang.

Dalam Evaluasi dan Pembubaran itu, PPK juga diajak berinteraksi langsung soal permasalahan-permasalahan yang kerap kali dihadapi selama perhelatan Pileg dan Pilpres. Tujuannya, agar pelaksanaan Pileg dan Pilpres mendatang masalah tersebut dapat dibenahi dan tidak terulang lagi.

“Kami minta para purnabakti PPK ini memberikan masukan penting kepada KPU agar penyelenggaraan Pemilu mendatang lebih baik lagi,” imbuh Puguh dalam agenda yang juga dihadiri Ketua KPU Provinsi Banten Agus Supriyatna, Koordinator Daerah (Koorda) Kota Tangerang Syaeful Bahri, dan juga unsur Kepolisian maupun Pemerintahan Kota Tangerang.

Dalam kesempatan itu, tiap perwakilan PPK juga menyampaikan kesan dan pesan selama menjadi penyelenggara Pemilu, khususnya saat bekerjasama dengan 5 anggota Komisioner KPU Kota Tangerang yang baru memimpin mereka ditengah perjalanan.

“Kami yakin, anak-anak muda (para komisioner KPU) ini adalah yang terbaik saat ini. Mereka bekerja professional dan kami apresiasi betul saat bekerjasama dengan mereka (KPU Kota Tangerang),” ucap Puguh Wibowo, Ketua PPK Cibodas.

Ketua PPK Ciledug Wibisono mengatakan, pembubaran dan evaluasi ini merupakan hal langka selama dirinya menjadi penyelenggara Pemilu dari waktu ke waktu. Sebab, baru kali ini, KPU RI menyelenggarakan pembubaran PPK. “Ini hal baru baru bagi kami, dan kami merasa dihargai dengan ini. Jika dulu, selesai masa tugas selesai begitu saja. Tapi kini ada pembubaran sebagaimana mengakhiri tugas kami saat kami dilantik dulu,” katanya.

Kata Wibisono, meski tugas kerja selesai, dia berharap tugas kekeluargaan masih terus terjalin. Karena, KPU dan PPK seperti keluarga besar dan tetap harus menjalin komunikasi dikemudian hari. “Kerjaan boleh selesai, tapi kekeluargaan harus tetap jalan. Jangan sampai putus sialturahimnya,”  pintanya menandaskan. (**)



Jumat, 14 November 2014

KPU Kota Tangerang Diganjar Heartline Award

TANGERANG – Kerja Keras Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang dalam menyukseskan Pemilu 2014 dan Pilpres 2014 terbayar tunai dengan adanya apresiasi dari insan media yang menjadi mitra mereka dalam menyampaikan sosialisasi Pemilu dan Pilpres 2014 lalu.

“Kami akan memberikan penghargaan kepada KPU Kota Tangerang sebagai Pengisi Acara dalam Kriteria Program Siaran Radio Terbaik yang kami gelar selama Pemilu dan Pilpres,” kata Yusuf Marwoto, Direktur Heartline baru­baru ini.

Penghargaan tersebut, kata Yusuf Marwoto, akan diberikan pada Jumat (21/11) di Hotel Sol Marina Serpong. “Kerjasama yang baik dan menciptakan hasil yang baik atas sukses Pemilu 2014 di Kota Tangerang,” tandasnya.

Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi Pane menyampaikan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih atas apresiasi yang diberikan masyarakat kepada lembaga yang dipimpinnya. “Ini bentuk apresiasi yang tiada dapat dihitung nilainya. Dan akan kami jadikan rujukan agar dapat memberikan yang lebih baik lagi bagi masyarakat Kota Tangerang,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Sanusi mengatakan, pihaknya juga tengah mempersiapkan tim untuk mengahadapi penghargaan KPU Provinsi Banten dan KPU RI yang sedang berlangsung penilainnya. Dia berharap, apa yang dilakukan KPU selama ini juga mendapatkan ganjaran serupa dari lembaga penyelenggara Pemilu di tingkat yang lebih tinggi. 

”Penghargaan dari Heartline ini kami jadikan motifasi untuk meraih penghargaan lainnya dalam hal penyelenggaraan Pemilu. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran KPU, baik itu KPPS, PPS, PPK maupun sekretariat KPU yang sudah mendukung penuh tiap tahapan Pemilu 2014 lalu,” singkatnya. (**)

Kamis, 17 Juli 2014

Pengumuman Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara Calon Presiden dan Wakil Presiden di Tingkat Kota Tangerang


Setelah KPU Kota Tangerang menggelar Rapat Rekapitulasi Perolehan Suara Calon Presiden dan Wakil Presiden di Tingkat Kota Tangerang  Pemilihan Umum Tahun 2014  pada tanggal 17 Juli 2014, berikut ini diumumkan hasil perolehan suara Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, yang dapat dilihat pada tautan di bawah ini.

Model DB-1 PPWP

Jumat, 27 Juni 2014

KPU Kota Tangerang Mem-bimtek KPPS Bandara

Menyongsong Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014, KPU Kota Tangerang melakukan bimbingan teknis (bimtek) ke seluruh jajaran penyelenggara, PPK, PPS, dan KPPS. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian KPU Kota Tangerang adalah KPPS di TPS Bandara Soekarno Hatta.

Untuk itu, pada Kamis 26 Juni 2014, komisioner KPU Kota Tangerang Ahmad Syailendra melakukan bimtek kepada KPPS di 8 TPS di Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang. Bimtek tesebut difasilitasi oleh PPK Benda dan PPS Pajang dengan dukungan PT. Angkasa Pura II.

Selain memberi arahan dasar pemungutan dan penghitungan suara, Ahmad Syailendra juga menjelaskan ketentuan yang perlu diperhatikan oleh KPPS di Bandara. Ketentuan tersebut adalah:

pertama, pemilih yang berhak memilih adalah pemilih sudah terdaftar dalam DPT di Bandara; kedua, pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT dapat memilih di TPS Bandara dengan membawa formulir A5 PPWP.


Keberadaan TPS di Bandara ini menindaklanjuti surat edaran KPU RI bertanggal 6 Mei 2014 yang memberi kewenangan kepada KPU kabupaten/kota untuk melakukan pendaftaran pemilih dan membentuk TPS di rumah sakit jiwa, panti sosial, dan pelabuhan udara.(*)